Pages

Labels

Daftar

wellcome in my place...

syarifah layla rahma

SYARIFAH LAILA RAHMAN

never give up if you wanna be succes....

value

syarifah.layla@yahoo.com. Diberdayakan oleh Blogger.

thank you...

Mengenai Saya

Foto saya
speak out frankly and friendship...

Search

Copyright Text

Sabtu, 30 November 2013

H a b i b i



H A B I B I .  . .

Banyak orang membicarakan nama itu kan.. dulu ada sinetron Indonesia habibi & habibah.. lalu belum lama ini ada film Indonesia terbaru habibi & ainun.
Tapi tau tidak, aku punya sejarahku sendiri tentang nama itu..
Habibi..
Dalam bahasa arab itu artinya kekasihku. Aku juga punya habibi-ku.
Suatu malam yang tenang aku tidak bisa tidur, aku bermasalah dengan kuliahku, aku sakit-sakitan dan dapat cobaan fitnah dari tetangga yang iri hati padaku. Lalu kebiasaanku ketika suntuk adalah buka fb. Lumrahnya anak muda jaman ini.
Padahal pada Allah lah yang lebih berhak, sebaik-baiknya tempat mengadu,tapi saat itu aku sangat butuh manusia.
Saat itu aku berkenalan dengan seorang pria, aku tidak mengenalnya. Yang aku ingin hanyalah curahan hatiku itu di dengar. Lalu dia menjadi malaikat yang menemaniku saat aku sedih d malam itu.
Hubungan itu tidak hanya berlanjut di inbok, karna hidupku baginya terdengar sangat miris, sehingga jikapun pria itu berniat jahat, dan mengajakku pergi bersamanya aku pun pasti mau. Tapi dia terlalu baik untuk itu.
Kami pun sering telpon2’an. Sampai perasaan indah itu pun datang kembali dalam hidupku. Ternyata tanpa aku sadar dia juga mulai suka padaku, bahkan mengaku dia jtuh cinta dan minta aku supaya jadi istrinya, tapi itu tidak membuatku terkejut, karna banyak laki-laki d fb pernah mengatakan hal yang sama, kupikir itu biasa terjadi.
Aku tidak mungkin menerimanya, alasannya sangat banyak. Aku hanya gadis desa yang harus menghormati adat istiadat yang ada di desa ku, dia terlalu jauh, belum lagi aku hanya mengenalnya di dunia maya.
Umi pernah bilang, ketika salah satu anak tetangga di kampung yang menikah ke Kalimantan, kata umi jangan sampe anaknya menikah jauh2. Kalo ada apa2 dgn kluarga udh bsa ngasi alasan jauh jd gk bisa pulang, blm lagi ayah dan kakak2 nya mrasa sdikit kcewa mskipun d ttup-ttupi. Pdhl mereka mnikah benar2 krna Allah, krna mereka ketemu di Jakarta ktika sama2 masih mnuntut ilmu. Berbeda dgn ketemu di fb.
Sejak kecil umi hanya bermimpi gadis kecilnya kelak akan di lamar pemuda kampung seberang, petani sukses dengan banyak sawah, usia yang mapan dan dewasa, pemuda yang belum pernah menyentuh wanita karna sibuk dengan cangkul dan peralatan sawahnya, lalu yang taat beribadah, pemuda desa yang teguh pendiriannya. Bisa kubayangkan perasaan mereka jika aku menikah dengan orang Jakarta yg blm prnah aku kenal, lalu berusia hampir sebaya denganku yg mgkin bagi mereka kami hanya anak2 yg sedang jatuh cinta, kmudian aku hanya mengenalnya lewat telepon, dan sudah pasti berada sangat jauh dari desa ku.
Dari segi manapun aku menyukai pria itu, pria yang baik hati, perhatian, penuh kasih sayang, mencintaiku apa adanya, dia mengenal siapa aku lalu menerima semua kekurangan yang ada padaku.apapun itu semua belum pernah nyata bagiku.
Mungkin tidak ada orang di dunia ini yang mau bertahan menghabiskan waktu setiap menit, setiap jam, di setiap harinya selama hampir setahun hanya untuk mengenalku, tapi Habibi-ku melakukan semua itu untuk ku.
Entah bagaimana aku harus membalasnya. Aku hanya Meminta kepada Allah supaya jika bukan aku yang akan jadi jodoh nya kelak, Tolong ya Allah kirimkan seorang Bidadari untuk nya, sebagai Balasan Ketulusan cintanya terhadapku, yang bias menggantikan aku di hatinya.
Meski banyak orang mengatakan jatuh cinta itu bisa Terjadi dengan mudah, tapi tidak untuk ku. Aku pernah mencintai seseorang dalam lima tahun terahir ini, tetapi pria itu hanya pernah mengatakan mencintaiku lima tahun yang lalu, Lalu 2 jam kemudian dia melupakan ucapannya. Sekarang Setelah lima tahun kemudian aku baru bisa melupakan kata-kata itu.
Seseorang benar-benar telah membuatku melupakannya, ... habibi-ku itu laki2 yg manis, sederhana dan romantis. Dalam dirinya aku bisa melihat sosok idolaku. ayahku. Laki2 yang bertanggung jawab, setia, penyayang,sangat menyayangi org tua, dan juga manja dalam arti yang luas dan aku suka itu. Bahkan dari suara pun dia seperti ayahku. Memang tdk boleh mnyamakan seseorg yg dsukai sprti ayah atau ibu kita, tp untuk sekedar menyukai karakter itu tdk apa2.
Sesuatu terjadi padaku saat aku mulai memanggil nama habibi hanya sebagai seorang teman, karena kalian tidak akan mencintai teman dengan perasaan seperti itu..
Namun Dalam sekejap ketika teman-temanku menyebut nama itu, ada sesuatu yang aku rasakan entah dimana. Meski Dia bukan pria tampan, Dia bahkan bukan tipe-ku. Tapi cinta itu membuat nya tampak istimewa di mataku.
Aku bukan orang yang romantis, tidak bisa merangkai kata2 indah. Semua kata-kata indah sudah di pergunakan dalam banyak film cinta, Itu sudah tidak menarik lagi bagiku. Yang aku tau, meski aku membenci semua hal tentang kisah cinta, tapi aku menyukainya lagi saat aku mengenalnya. Bahkan saat aku sudah benar2 mengetahui apa itu cinta, aku hanya ingin menikah.

.



0 komentar:

Posting Komentar