Pages

Labels

Daftar

wellcome in my place...

syarifah layla rahma

SYARIFAH LAILA RAHMAN

never give up if you wanna be succes....

value

syarifah.layla@yahoo.com. Diberdayakan oleh Blogger.

thank you...

Mengenai Saya

Foto saya
speak out frankly and friendship...

Search

Copyright Text

Minggu, 15 Desember 2013

Hikayat Teladan

Pengemis Cantik Bertangan Buntung

Pada zaman dahulu terjadilah suatu paceklik (masa kesulitan hidup) yang telah menimpa kalangan Bani Israel. Waktu itu ada seorang pengemis memasuki pintu rumah seorang kaya sambil mengucapkan ‘’Bershadaqahlah kamu sekalian dengan sepotong roti dengan ikhlas karena Allah, sebab aku sejak tiga hari tidak makan dan perutku terasa lapar sekali’’
Pada waktu itu anak perempuan si kaya mengeluarkan roti yang masih hangat dan diberikan kepada pengemis itu. Tiba2 datanglah si kaya ayah dari anak perempuan itu, kemudian memotong tangan anak perempuannya, karena sebab member roti kepada si pengemis itu.
Melihat sikap si kaya yang demikian itu, Allah Subhanahu Wa Ta’ala lalu merobah keadaan hidupnya dan menghilangkan semua harta kekayaannya, sehingga si kaya itu menjadi fakir bahkan meninggal dunia dalam keadaan hina. Sedang anak perempuannya yang cantik lagi buntung tangannya itu keluar kampong masuk kampong lainnya meminta-minta berkeliling kerumah-rumah.
Pada suatu hari anak perempuan itu sampai di rumah seorang kaya dan ketepatan ibu si kaya itulah yang keluar. Si ibu yang melihat serta memperhatikan kecantikannya kemudian memasukkannya kedalam rumah dan bermaksud akan menjodohkan dengan anaknya.
Setelah dinikahi oleh anak si kaya itu, si ibu memberikan perhiasan dan pakaian yang serba mewah, sehingga perempuan pengemis itu tambah semakin cantik.
Setelah  malam tiba, si Ibu menghidangkan makan malam. Pada waktu malam, anak perempuan itu mengeluarkan tangan kirinya.
“sungguh aku telah mendengar bahwa orang fakir itu kurang tahu cara atau kurang sopan santun, untuk itu keluarkan tangan kananmu”
Anak perempuan itu mengeluarkan tangan yang kiri lagi dan sang suami mengulang suruhan nya kembali, si perempuan merasa takut kalau nanti terlihat cacatnya.
Tiba-tiba terdengar suara daru sudut rumah, “Keluarkan tanganmu yang kanan, sungguh engkau telah memberikan sepotong karena mengharapkan keridhaan Allah, maka tidak ada halangan bagi Allah mengganti tangan kepadamu yang di potong ayahmu dahulu”
Anak perempuan itu lalu mengeluarkan tangan kanannya dengan penuh ragu, tiba-tiba tangannya sudah kembali lagi seperti semula, dengan kekusaan Allah dan makan bersama-sama suaminya.
Nah, dari cerita diatas kita telah tahu bahwa menyantuni fakir miskin itu adalah besar fahalanya, sebagaimana anak perempuan yang d ceritakan dalah hikayat tauladan ini, ia telah menyantuni seorang pengemis dengan sepotong roti. Berkat ke ikhlasannya dan hanya mengharap ridha Allah semata, Allah sudah menampakkan belas kasih-Nya di dunia dengan mengganti tangan yang bunting itu dengan tangan yang baru dan di akhirat dia akan di beri balasan berupa syurga.

Wallahu A’lam bissawab.

0 komentar:

Posting Komentar